Jangan Mengeluh Presiden-Ku

Saat ini negara Indonesia sedang berduka, karena terlalu amat banyak musibah dan bencana alam yang tiada hentinya menghujani negeri ini. Mulai dari gempa bumi, tsunami, hingga gunung meletus, dan masih banyak lagi musibah-musibah lainnya. Mungkinkah didalam musibah tersebut kita bisa menggambil hikmahnya, atau mungkin kita hanya bisa pasrah dengan keadaan yang berlarut-larut tanpa ada usaha sedikitpun. Apa lagi saat ini ditengah-tengah penderitaan bangsa ini banyak para Aparatur negara yang mengambil kesempatan dalam kesempitan.

Memang zaman telah maju tetapi bukankah negara kita sudah makmur, dari sinilah seharusnya para pejabat tinggi bisa berfikir dengan akal sehatnya. Tapi apa yang terjadi dalam realita tersebut, kita tahu Gayus Tambunan adalah Mafia pajak di negara ini yang terkenal dengan PNS terkaya. Tapi di dalam kekayaannya tersebut kita tahu bahwa Gayus Tambunan merupakan seorang koruptor kelas kakap yang bisa mempermainkan hukum di negara ini.

Permasalahan yang banyak dan berat menjadi pekerjaan rumah bagi para pemimpin negeri ini untuk menyelesaikan satu-persatu. Tidak hanya itu saja kemiskinan di negeri ini pun semakin merajalela, semakin banyak pengangguran, hingga problem persoalan krisis moral di kalangan masyarakat. Presiden sebagai seorang pemimpin bangsa yang bisa mengayomi hingga setiap kebijakannya dinantikan setiap warga negara Indonesia, dengan harapan dapat memajukan bangsa. Hal ini masih sebatas pengertian saja yang familiar di telinga masyarakat. Apa lagi kita mendengar berita tentang presiden kita yang mengeluh tentang gajinya yang tak kunjung naik. Pada hal menjadi seorang presiden haruslah dengan sepenuh hati mengorbankan pikiran, jiwa, dan raganya hanya untuk rakyatnya dan dengan mengesampingkan kepentingan pribadinya.

Tapi mengapa terbalik, presiden kita malah mementingkan memikirkan gajinya yang tak kunjung naik. Apa bila presiden yang memimpin negeri ini mempunyai mental seperti itu negara akan semakin terpuruk dan akhirnya hancur dengan sendirinya. Seharusnya seorang presiden itu ibarat seorang pelayan yang selalu melayani rakyat dengan tanggung jawab besar.

Untuk itu pesan kepada presiden ku, janganlah engkau mengeluh karena terlalu amat banyak masalah dan musibah yang menimpa negeri ini atau juga mengeluh karena persoalan gaji yang tak kunjung naik. Kami hanya butuh presiden yang bertanggung jawab tinggi terhadap amanah yang di berikan rakyat kepadanya serta adil.


By: Ega Putra

0 Response to "Jangan Mengeluh Presiden-Ku"

Poskan Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme